SOAL KARYA TULIS ILMIAH
Semua dikerjakan di Posting Komentar!
1. Apa
yang di maksud perbedaan antara karya ilmiah popular dan non fiksi?
2. Apa
perbedaan antara Skripsi dan Tesis? Jelaskan!
3. Jelaskan
pengertian dari tahap penulisan draf karya tulis ilmiah!
4. sebutkan
teknik penelitian yg digunakan dalam pembuatan karya ilmiah!
5. Apa
arti dari Rasional yang terdapat dalam ciri kebahasaan karya ilmiah?
000SELAMAT MENGERJAKAN000
19 komentar:
ANDHIKA RACHMAN
OP INTAKE 13
1.Karya ilmiah populer adalah karya ilmiah yang disajikan ke hadapan massa secara popular pada media-media massa cetak (majalah, koran, tabloid).Karya ilmiah populer merupakan suatu karya yang ditulis dengan menggunakan bahasa yang populer sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dan menarik untuk dibaca.
Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).
2.skripsi:Merujuk kepada pengertian asal skripsi dari Scriptum, (English: Script), maka pengertian skripsi adalah: tulisan ilmiah, untuk membedakannya dari tulisan non-ilmiah seperti: fiksi ataupaun bentuk-bentuk penulisan essai dan opini. Perbedaan yang mendasar dari bentuk-bentuk yang terakhir adalah: tulisan ilmiah sangat terikat secara ketat dengan kaidah-kaidah dan norma-norma penulisan ilmiah.
Tesis:menurut pengertiannya adalah pengajuan suatu proposisi teoritis (tesa), dan lewat pembuatan tesis ini, tesa (academic standpoint) sekaligus harus dibuktikan lewat penelitian ilmiah yang sudah harus lebih advance; tidak lagi sekedar deskripsi tapi layaknya berada pada taraf: theory testing.
3.Menulis draf merupakan yang dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampai (Tarigan,. Menurut Djago Tarigan menulis berarti mengekpresikan secara tertulis gagasan, ide, pendapat, atau pikiran dan perasaan.
4.A. Metode Penelitian Kuantitatif
Metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang menggunakan analisis data bersifat kuantitatif/statistik untuk menguji hipotesis (hasil yang diharapkan dari penelitian) yang telah ditetapkan. Metode penelitian kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu yang mana teknik pengambilan sampel tersebut dilakukan secara acak. Sedangkan cara untuk mengumpulkan data pada penelitian kuantitatif adalah dengan menggunakan instrumen penelitian.
B. Metode Penelitian Kualitatif
Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah dimana peneliti merupakan instrumen kunci.Hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Hasil penelitian biasanya terikat nilai-nilai yang dibawa peneliti dan sumber data.
5.bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah.
MAZAYA ILAHI
OP INTAKE 13
1. karya ilmiah populer Karya tulis ilmiah populer merupakan karya ilmiah yang bentuk, isi, dan bahasanya menggunakan kaidah-kaidah keilmuan, serta disajikan dalam bahasa yang santai dan mudah dipahami oleh masyarakat awam.
Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum,
2.skripsi : Skripsi atau tugas akhir adalah istilah yang di gunakan di Indonesia untuk mendapatkan gelar sarjana dari perguruan tinggi. Skripsi suatu karya untuk menghasilkan ilmu pengetahuan atau sesuatu yang dapat di pertanggung jawabkan secara ilmiah dan di kerjakan menurut aturan dan tata cara tertentu. Tujuan skripsi secara umum bertujuan untuk mengembangkan ilmu dari berbagai pengetahuan yang telah di pelajari selama bangku perkuliahan. Mahasiswa wajib menulis skripsi selain untuk syarat kelulusan juga untuk memberi pengetahuan dan ketrampilannya dalam menganalisis, menggambarkan dan menjelaskan ilmu yang sedang di tulisnya.
tesis : Tesis adalah tugas akhir jenjang magister (S2). Thesis salah satu karya ilmiah tertulis yang disusun secara individual berdasarkan hasil penelitian empiris untuk dijadikan bahan kajian akademis. Tesis merupakan pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen-argumen untuk dikemukakan, merupakan hasil dari studi yang sistematis atas masalah, tesis mengandung metode pengumpulan, analisis dan pengolahan data, dan menyajikan kesimpulan serta mengajukan rekomendasi
3.Menulis draf merupakan yang dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampai (Tarigan,. Menurut Djago Tarigan menulis berarti mengekpresikan secara tertulis gagasan, ide, pendapat, atau pikiran dan perasaan
4.A. Metode Penelitian Kuantitatif
Metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang menggunakan analisis data bersifat kuantitatif/statistik untuk menguji hipotesis (hasil yang diharapkan dari penelitian) yang telah ditetapkan. Metode penelitian
kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu yang mana
teknik pengambilan sampel tersebut dilakukan secara acak. Sedangkan cara untuk mengumpulkan data pada penelitian kuantitatif adalah dengan menggunakan instrumen penelitian.
B. Metode Penelitian Kualitatif
Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang
digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah dimana peneliti merupakan instrumen kunci. Hasil penelitiankualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Hasil penelitianbiasanya terikat nilai-nilai yang dibawa peneliti dan sumber data
5.Arti rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah
Muhammad Reyza Al Hamdi op-13
1. Karya tulis ilmiah populer merupakan suatu karya yang ditulis dengan menggunakan bahasa yang populer sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dan menarik untuk dibaca. Karya tulis ilmiah populer merupakan karya ilmiah yang bentuk, isi, dan bahasanya menggunakan kaidah-kaidah keilmuan, serta disajikan dalam bahasa yang santai dan dipahami oleh masyarakat awam.
Karya tulis ilmiah (non fiksi) adalah suatu hasil pemikiran yang didasarkan pada fakta, peristiwa dan gejala yang disampaikan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
2. skripsi atau tugas akhir adalah istilah yang di gunakan di Indonesia untuk mendapatkan gelar sarjana dari perguruan tinggi. Skripsi suatu karya untuk menghasilkan ilmu pengetahuan atau sesuatu yang dapat di pertanggung jawabkan secara ilmiah dan di kerjakan menurut aturan dan tata cara tertentu. Tujuan skripsi secara umum bertujuan untuk mengembangkan ilmu dari berbagai pengetahuan yang telah di pelajari selama bangku perkuliahan. Mahasiswa wajib menulis skripsi selain untuk syarat kelulusan juga untuk memberi pengetahuan dan ketrampilannya dalam menganalisis, menggambarkan dan menjelaskan ilmu yang sedang di tulisnya.
Tesis adalah tugas akhir jenjang magister (S2). Thesis salah satu karya ilmiah tertulis yang disusun secara individual berdasarkan hasil penelitian empiris untuk dijadikan bahan kajian akademis. Tesis merupakan pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen-argumen untuk dikemukakan, merupakan hasil dari studi yang sistematis atas masalah, tesis mengandung metode pengumpulan, analisis dan pengolahan data, dan menyajikan kesimpulan serta mengajukan rekomendasi.
3.Tahap pratulis merupakan tahap paling awal dalam kegiatan menulis. ... Draf Draf yang dimaksud adalah tulisan yang disusun secara kasar. Pada kegiatan ini penulis lebih mengutamakan isi tulisan dari pada tata tulisnya sehingga semua pikiran, gagasan, dan perasaan dapat dituangkan ke dalam tulisan.
4. terdapat 2 metode untuk teknik penelitian dalam karya tulis ilmiah
Metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang
menggunakan analisis data bersifat kuantitatif/statistik untuk menguji
hipotesis (hasil yang diharapkan dari penelitian) yang telah ditetapkan. Metode penelitian
kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu yang mana
teknik pengambilan sampel tersebut dilakukan secara acak. Sedangkan cara untuk
mengumpulkan data pada penelitian kuantitatif adalah dengan menggunakan
instrumen penelitian.
Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang
digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah dimana peneliti merupakan
instrumen kunci. Hasil penelitian
kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Hasil penelitian
biasanya terikat nilai-nilai yang dibawa peneliti dan sumber data.
5.Arti rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah
Ardian Kurniawan Rosiadi OP intake 13
1.-Karya ilmiah populer adalah karya ilmiah yang disajikan ke hadapan massa secara popular pada media-media massa cetak (majalah, koran, tabloid).Karya ilmiah populer merupakan suatu karya yang ditulis dengan menggunakan bahasa yang populer sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dan menarik untuk dibaca.
-Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).
2.-skripsi adalah: tulisan ilmiah, untuk membedakannya dari tulisan non-ilmiah seperti: fiksi ataupaun bentuk-bentuk penulisan essai dan opini. Perbedaan yang mendasar dari bentuk-bentuk yang terakhir adalah: tulisan ilmiah sangat terikat secara ketat dengan kaidah-kaidah dan norma-norma penulisan ilmiah.
-tesis adalah pengajuan suatu proposisi teoritis (tesa), dan lewat pembuatan tesis ini, tesa (academic standpoint) sekaligus harus dibuktikan lewat penelitian ilmiah yang sudah harus lebih advance; tidak lagi sekedar deskripsi tapi layaknya berada pada taraf: theory testing.
3.Menulis draf dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampai
4.-Metode Penelitian Kuantitatif
Metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang menggunakan analisis data bersifat kuantitatif/statistik untuk menguji hipotesis (hasil yang diharapkan dari penelitian) yang telah ditetapkan. Metode penelitian kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu yang mana teknik pengambilan sampel tersebut dilakukan secara acak. Sedangkan cara untuk mengumpulkan data pada penelitian kuantitatif adalah dengan menggunakan instrumen penelitian.
-Metode Penelitian Kualitatif
Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah dimana peneliti merupakan instrumen kunci.Hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Hasil penelitian biasanya terikat nilai-nilai yang dibawa peneliti dan sumber data.
5.Arti rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah.
Nadine Salwa Putri Arya, Ortotik Prostetik Intake 13
1. -Karya tulis populer merupakan sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan yang ditulis dengan bahasa konkret dan formal, kata-katanya teknis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan kebenarannya. Karya tulis ini juga merupakan sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannya tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering dimasukkan dalam karya tulis ini. Karya tulis populer biasanya digunakan dalam komik, anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen.
-Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).
2. Secara sederhana, skripsi itu menjawab apa dan diperuntukkan kepada mahasiswa yang akan lulus jenjang strata 1 (S1), tesis menjawab apa dan mengapa, dan diperuntukkan kepada mahasiswa yang akan lulus jenjang S2.
3. Draf yang dimaksud adalah tulisan yang disusun secara kasar. Pada kegiatan ini penulis lebih mengutamakan isi tulisan dari pada tata tulisnya sehingga semua pikiran, gagasan, dan perasaan dapat dituangkan ke dalam tulisan.
4. Metode kuantitatif dan metode kualitatif.
5. Arti rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-karang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah.
ANISYA AULIA FAJRI-OP13
1. Karya tulis ilmiah populer merupakan karya ilmiah yang bentuk, isi, dan bahasanya menggunakan kaidah-kaidah keilmuan, serta disajikan dalam bahasa yang santai dan mudah dipahami oleh masyarakat awam. Sedangkan, karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).
2. Skripsi atau tugas akhir adalah istilah yang di gunakan di Indonesia untuk mendapatkan gelar sarjana dari perguruan tinggi. Skripsi suatu karya untuk menghasilkan ilmu pengetahuan atau sesuatu yang dapat di pertanggung jawabkan secara ilmiah dan di kerjakan menurut aturan dan tata cara tertentu. Sedangkan Tesis adalah tugas akhir jenjang magister (S2). Thesis salah satu karya ilmiah tertulis yang disusun secara individual berdasarkan hasil penelitian empiris untuk dijadikan bahan kajian akademis. Tesis merupakan pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen-argumen untuk dikemukakan, merupakan hasil dari studi yang sistematis atas masalah, tesis mengandung metode pengumpulan, analisis dan pengolahan data, dan menyajikan kesimpulan serta mengajukan rekomendasi.
3. Tahap draft adalah tahap dimana mengekspresikan ide-ide ke dalam tulisan kasar, pengembangan ide pun masih bersifat tentatif, dan pada tahap ini, konsentrasikan perhatian pada ekspresi/gagasan, bukan pada aspek-aspek mekanik.
4. - Metode kuantitatif digunakan untuk mencari data yang membutuhkan observasi. Hasil dari pengumpulan data menggunakan metode kuantitatif adalah angka. Proses analisis data menggunakan statistik. Nantinya, data tersebut dapat diolah menggunakan diagram, grafik, tabel, dan sebagainya.
- Metode kualitatif adalah kebalikan dari metode kuantitatif. Hasil dari metode ini adalah data yang sifatnya narasi dan bukan angka.
5. Arti rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah.
Nama : Salsabila laili nur rohmah
Jurusan : Ortotik Prostetik
1.-Karya ilmiah populer adalah karya ilmiah yang disajikan ke hadapan massa secara popular pada media-media massa cetak (majalah, koran, tabloid).Karya ilmiah populer merupakan suatu karya yang ditulis dengan menggunakan bahasa yang populer sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dan menarik untuk dibaca.
-Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).
2. -pengertian skripsi adalah: tulisan ilmiah, untuk membedakannya dari tulisan non-ilmiah seperti: fiksi ataupaun bentuk-bentuk penulisan essai dan opini. Perbedaan yang mendasar dari bentuk-bentuk yang terakhir adalah: tulisan ilmiah sangat terikat secara ketat dengan kaidah-kaidah dan norma-norma penulisan ilmiah.
-Tesis menurut pengertiannya adalah pengajuan suatu proposisi teoritis (tesa), dan lewat pembuatan tesis ini, tesa (academic standpoint) sekaligus harus dibuktikan lewat penelitian ilmiah yang sudah harus lebih advance; tidak lagi sekedar deskripsi tapi layaknya berada pada taraf: theory testing.
3.Menulis draf merupakan yang dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampai.
4. -Metode Penelitian Kuantitatif
Metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang menggunakan analisis data bersifat kuantitatif/statistik untuk menguji hipotesis (hasil yang diharapkan dari penelitian) yang telah ditetapkan. Metode penelitian kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu yang mana teknik pengambilan sampel tersebut dilakukan secara acak. Sedangkan cara untuk mengumpulkan data pada penelitian kuantitatif adalah dengan menggunakan instrumen penelitian.
- Metode Penelitian Kualitatif
Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah dimana peneliti merupakan instrumen kunci.Hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Hasil penelitian biasanya terikat nilai-nilai yang dibawa peneliti dan sumber data.
5. Arti rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah.
Siti Haniyah OP'13
1. Karya tulis ilmiah populer merupakan karya ilmiah yang bentuk, isi, dan bahasanya menggunakan kaidah-kaidah keilmuan, serta disajikan dalam bahasa yang santai dan mudah dipahami oleh masyarakat awam. Non-fiksi adalah klasifikasi untuk setiap karya informatif (sering kali berupa cerita) yang pengarangnya dengan itikad baik bertanggung jawab atas kebenaran atau akurasi dari peristiwa, orang, dan/atau informasi yang disajikan.
2. Skripsi atau tugas akhir adalah istilah yang di gunakan di Indonesia untuk mendapatkan gelar sarjana dari perguruan tinggi. Skripsi suatu karya untuk menghasilkan ilmu pengetahuan atau sesuatu yang dapat di pertanggung jawabkan secara ilmiah dan di kerjakan menurut aturan dan tata cara tertentu. Tesis adalah tugas akhir jenjang magister (S2). Thesis salah satu karya ilmiah tertulis yang disusun secara individual berdasarkan hasil penelitian empiris untuk dijadikan bahan kajian akademis.
3. dalam bentuk penyajian, perlu diperhatikan urutan unsur-unsur karangan dan ketentuan yang berlaku.
4. metode eksperimen merupakan metode yang menggunakan sebuah percobaan dalam penelitian.
Metode deskriptif merupakan metode dari dulu hingga sekarang untuk menggambarkan berbagai fenomena yang ada.
Metode komperatif merupakan metode penelitian dengan sebuah perbandingan
femomena.
5. arti rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah
Citra Nur Ayu Lestari
OP Intake 13
1. karya ilmiah populer Karya tulis ilmiah populer merupakan karya ilmiah yang bentuk, isi, dan bahasanya menggunakan kaidah-kaidah keilmuan, serta disajikan dalam bahasa yang santai dan mudah dipahami oleh masyarakat awam.
Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum,
2.skripsi : Skripsi atau tugas akhir adalah istilah yang di gunakan di Indonesia untuk mendapatkan gelar sarjana dari perguruan tinggi. Skripsi suatu karya untuk menghasilkan ilmu pengetahuan atau sesuatu yang dapat di pertanggung jawabkan secara ilmiah dan di kerjakan menurut aturan dan tata cara tertentu. Tujuan skripsi secara umum bertujuan untuk mengembangkan ilmu dari berbagai pengetahuan yang telah di pelajari selama bangku perkuliahan. Mahasiswa wajib menulis skripsi selain untuk syarat kelulusan juga untuk memberi pengetahuan dan ketrampilannya dalam menganalisis, menggambarkan dan menjelaskan ilmu yang sedang di tulisnya.
tesis : Tesis adalah tugas akhir jenjang magister (S2). Thesis salah satu karya ilmiah tertulis yang disusun secara individual berdasarkan hasil penelitian empiris untuk dijadikan bahan kajian akademis. Tesis merupakan pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen-argumen untuk dikemukakan, merupakan hasil dari studi yang sistematis atas masalah, tesis mengandung metode pengumpulan, analisis dan pengolahan data, dan menyajikan kesimpulan serta mengajukan rekomendasi
3.Menulis draf merupakan yang dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampai (Tarigan,. Menurut Djago Tarigan menulis berarti mengekpresikan secara tertulis gagasan, ide, pendapat, atau pikiran dan perasaan
4.A. Metode Penelitian Kuantitatif
Metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang menggunakan analisis data bersifat kuantitatif/statistik untuk menguji hipotesis (hasil yang diharapkan dari penelitian) yang telah ditetapkan. Metode penelitian
kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu yang mana
teknik pengambilan sampel tersebut dilakukan secara acak. Sedangkan cara untuk mengumpulkan data pada penelitian kuantitatif adalah dengan menggunakan instrumen penelitian.
B. Metode Penelitian Kualitatif
Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang
digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah dimana peneliti merupakan instrumen kunci. Hasil penelitiankualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Hasil penelitianbiasanya terikat nilai-nilai yang dibawa peneliti dan sumber data
5.Arti rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah
GHIJIYAH WULANDARI
ORTOTIK PROTESTIK INTAKE 13
1.Karya ilmiah populer adalah karya ilmiah yang disajikan ke hadapan massa secara popular pada media-media massa cetak (majalah, koran, tabloid).Karya ilmiah populer merupakan suatu karya yang ditulis dengan menggunakan bahasa yang populer sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dan menarik untuk dibaca.
Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).
2.Secara sederhana, skripsi itu menjawab apa, tesis menjawab apa dan mengapa, Dan disertasi itu menjawab apa, mengapa dan bagaimana
3.Menulis draf merupakan yang dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampai.
4.terdapat 2 metode untuk teknik penelitian dalam karya tulis ilmiah
Metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang
menggunakan analisis data bersifat kuantitatif/statistik untuk menguji
hipotesis (hasil yang diharapkan dari penelitian) yang telah ditetapkan. Metode penelitian
kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu yang mana
teknik pengambilan sampel tersebut dilakukan secara acak. Sedangkan cara untuk
mengumpulkan data pada penelitian kuantitatif adalah dengan menggunakan
instrumen penelitian.
Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang
digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah dimana peneliti merupakan
instrumen kunci. Hasil penelitian
kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Hasil penelitian
biasanya terikat nilai-nilai yang dibawa peneliti dan sumber data.
5.Arti rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah.
Kurnia Bintang Rezeki
Op Intake 13
1.Karya tulis ilmiah populer merupakan karya ilmiah yang bentuk,isi,dan bahasanya menggunakan kaidah-kaidah keilmuan, serta disajikan dalam bahasa yang santai dan mudah dipahami oleh masyarakat awam.
Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari,bersifat subyektif,tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).
2.Skripsi adalah istilah yang di gunakan di Indonesia untuk mendapatkan gelar sarjana dari perguruan tinggi.Skripsi suatu karya untuk menghasilkan ilmu pengetahuan atau sesuatu yang dapat di pertanggung jawabkan secara ilmiah dan di kerjakan menurut aturan dan tata cara tertentu.
Tesis adalah pengajuan suatu proposisi teoritis(tesa),dan lewat pembuatan tesis ini,tesa(academic standpoint) sekaligus harus dibuktikan lewat penelitian ilmiah yang sudah harus lebih advance;tidak lagi sekedar deskripsi tapi layaknya berada pada taraf:theory testing.
3.Menulis draf dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampai
4.-Metode Penelitian Kuantitatif
Metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang menggunakan analisis data bersifat kuantitatif/statistik untuk menguji hipotesis(hasil yang diharapkan dari penelitian)yang telah ditetapkan.Metode penelitian kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu yang mana teknik pengambilan sampel tersebut dilakukan secara acak.Sedangkan cara untuk mengumpulkan data pada penelitian kuantitatif adalah dengan menggunakan instrumen penelitian.
-Metode Penelitian Kualitatif
Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah dimana peneliti merupakan instrumen kunci.Hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi.Hasil penelitian biasanya terikat nilai-nilai yang dibawa peneliti dan sumber data.
5.Arti rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah.
Sabrina Hasan
OP 13
1. - Karya ilmiah populer adalah karya ilmiah yang disajikan ke hadapan massa secara popular pada media-media massa cetak (majalah, koran, tabloid). Karya ilmiah populer merupakan suatu karya yang ditulis dengan menggunakan bahasa yang populer sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dan menarik untuk dibaca.
- Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).
2. - Skripsi merupakan karya tulis ilmiah berdasarkan hasil penelitian lapangan atau studikepustakaan yang disusun mahasiswa sesuai dengan bidang studinya sebagai tugas akhirdalam studi formalnya di Fakultas.
- Tesis adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam menyelesaikanProgram Magister (S2).
3. Tahap pratulis merupakan tahap paling awal dalam kegiatan menulis.Draf Draf yang dimaksud adalah tulisan yang disusun secara kasar. Pada kegiatan ini penulis lebih mengutamakan isi tulisan dari pada tata tulisnya sehingga semua pikiran, gagasan, dan perasaan dapat dituangkan ke dalam tulisan.
4. - Metode Penelitian Kuantitatif.
- Metode Penelitian Kualitatif.
- Metode Penelitian Eksperimen (Percobaan).
- Metode Penelitian Deskriptif.
- Metode Survey.
- Metode Kuesioner (Angket).
5. Rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah.
Zahra Amanda Putri
OP Intake 13
1. Perbedaan antara karya ilmiah populer dengan karya non fiksi atau karya
ilmiah murni terletak pada bahasa penyampaian yang digunakan. Karya tulis ilmiah murni ditampilkan dalam bahasa baku dan sangat terikat dengan kaidah bahasa Indonesia resmi. Sementara ilmiah populer ditampilkan dengan bahasa yang lebih luwes, serta dapat dipahami masyarakat umum.
2. Skripsi adalah istilah yang digunakan untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku.
Tesis adalah pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen yang dikemukakan dalam karya tulis ilmiah; untuk mendapatkan gelar kesarjanaan S2 pada perguruan tinggi.Tesis juga dapat berarti sebuah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa.
3. Menulis draf merupakan yang dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampaian.
4. - Metode penelitian kuantitatif, adalah metode penelitian yang menggunakan analisis data bersifat kuantitatif/statistik untuk menguji hipotesis (hasil yang diharapkan dari penelitian) yang telah ditetapkan.
- Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah dimana peneliti merupakan instrumen kunci.
5. Arti rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah.
Tiara linza Kusyana
ORTOTIK PROSTETIK INTAKE 13
1. Terdapat tiga bagian dalam konvensi penulisan karangan non fiksi, yaitu bagian awal karangan (preliminaries), bagian isi (main body), dan bagian akhir karangan (reference matter). Berbeda dengan karangan non fiksi, bahasa dalam karya ilmiah popular melonggarkan aturan, seperti menggunakan kata-kata yang bermakna konotasi dan figurative, menggunakan istilah-istilah yang umum atau popular yang dipahami oleh semua kalangan, dan menggunakan kalimat yang kurang efektif seperti pada karya sastra.
2. Skripsi untuk S1 Tesis untuk S2. Skripsi dapat diangkat dari pengalaman empirik, tidak mendalam sedangkan tesis diangkat dari pengalaman empirik, dan teoritik, bersifat mendalam.
3. Draf yang dimaksud adalah tulisan yang disusun secara kasar. Pada kegiatan ini penulis lebih mengutamakan isi tulisan dari pada tata tulisnya sehingga semua pikiran, gagasan, dan perasaan dapat dituangkan ke dalam tulisan.
4. Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kualitatif
5. Bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah.
Belva Lativa putri ERwinsyah, OP 13
1. Karya tulis ilmiah populer merupakan karya ilmiah yang bentuk, isi, dan bahasanya menggunakan kaidah-kaidah keilmuan, serta disajikan dalam bahasa yang santai dan mudah dipahami oleh masyarakat awam. Sedangkan, karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).
2. Skripsi atau tugas akhir adalah istilah yang di gunakan di Indonesia untuk mendapatkan gelar sarjana dari perguruan tinggi. Skripsi suatu karya untuk menghasilkan ilmu pengetahuan atau sesuatu yang dapat di pertanggung jawabkan secara ilmiah dan di kerjakan menurut aturan dan tata cara tertentu. Sedangkan Tesis adalah tugas akhir jenjang magister (S2). Thesis salah satu karya ilmiah tertulis yang disusun secara individual berdasarkan hasil penelitian empiris untuk dijadikan bahan kajian akademis. Tesis merupakan pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen-argumen untuk dikemukakan, merupakan hasil dari studi yang sistematis atas masalah, tesis mengandung metode pengumpulan, analisis dan pengolahan data, dan menyajikan kesimpulan serta mengajukan rekomendasi.
3. Tahap draft adalah tahap dimana mengekspresikan ide-ide ke dalam tulisan kasar, pengembangan ide pun masih bersifat tentatif, dan pada tahap ini, konsentrasikan perhatian pada ekspresi/gagasan, bukan pada aspek-aspek mekanik.
4. - Metode kuantitatif digunakan untuk mencari data yang membutuhkan observasi. Hasil dari pengumpulan data menggunakan metode kuantitatif adalah angka. Proses analisis data menggunakan statistik. Nantinya, data tersebut dapat diolah menggunakan diagram, grafik, tabel, dan sebagainya.
- Metode kualitatif adalah kebalikan dari metode kuantitatif. Hasil dari metode ini adalah data yang sifatnya narasi dan bukan angka.
5. Arti rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah.
Raudha Assyarifah
Ortotik Prostetik 13
1. Perbedaan antara karya ilmiah populer dengan karya non fiksi atau karya
ilmiah murni terletak pada bahasa penyampaian yang digunakan. Karya tulis ilmiah murni ditampilkan dalam bahasa baku dan sangat terikat dengan kaidah bahasa Indonesia resmi. Sementara ilmiah populer ditampilkan dengan bahasa yang lebih luwes, serta dapat dipahami masyarakat umum.
2. -Skripsi merupakan karya tulis ilmiah berdasarkan hasil penelitian lapangan atau studikepustakaan yang disusun mahasiswa sesuai dengan bidang studinya sebagai tugas akhirdalam studi formalnya di Fakultas.
-Tesis adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam menyelesaikanProgram Magister (S2).
3. Menulis draf merupakan yang dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampai.
4. -Metode Penelitian Kuantitatif
Metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang menggunakan analisis data bersifat kuantitatif/statistik untuk menguji hipotesis (hasil yang diharapkan dari penelitian) yang telah ditetapkan. Metode penelitian
kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu yang mana
teknik pengambilan sampel tersebut dilakukan secara acak. Sedangkan cara untuk mengumpulkan data pada penelitian kuantitatif adalah dengan menggunakan instrumen penelitian.
-Metode Penelitian Kualitatif
Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang
digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah dimana peneliti merupakan instrumen kunci. Hasil penelitiankualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Hasil penelitian biasanya terikat nilai-nilai yang dibawa peneliti dan sumber data.
5. Arti rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-karang atau yang hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah.
MEISSYA ARDIANA - ORTOTIK PROSTETIK
1. Karya tulis ilmiah populer merupakan karya ilmiah yang bentuk, isi, dan bahasanya menggunakan kaidah-kaidah keilmuan, serta disajikan dalam bahasa yang santai dan mudah dipahami oleh masyarakat awam.
Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum
2. - SKRIPSI adalah: tulisan ilmiah, untuk membedakannya dari tulisan non-ilmiah seperti: fiksi ataupaun bentuk-bentuk penulisan essai dan opini. Perbedaan yang mendasar dari bentuk-bentuk yang terakhir adalah: tulisan ilmiah sangat terikat secara ketat dengan kaidah-kaidah dan norma-norma penulisan ilmiah.
- TESIS adalah pengajuan suatu proposisi teoritis (tesa), dan lewat pembuatan tesis ini, tesa (academic standpoint) sekaligus harus dibuktikan lewat penelitian ilmiah yang sudah harus lebih advance; tidak lagi sekedar deskripsi tapi layaknya berada pada taraf: theory testing.
3. Menulis draf dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampai
4. - Metode kuantitatif digunakan untuk mencari data yang membutuhkan observasi. Hasil dari pengumpulan data menggunakan metode kuantitatif adalah angka. Proses analisis data menggunakan statistik. Nantinya, data tersebut dapat diolah menggunakan diagram, grafik, tabel, dan sebagainya.
- Metode kualitatif adalah kebalikan dari metode kuantitatif. Hasil dari metode ini adalah data yang sifatnya narasi dan bukan angka.
5. Rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah.
BELLA RIZKY-OP TINGKAT 1
1. Perbedaannya terdapat pada kebahasaan yang digunakan. Meskipun menggunakan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar, untuk karya tulis ilmiah popular menggunakan bahasa yang santai dan mudah dipahami. Sedangkan karya tulis ilmiah non fiksi menggunakan bahasa ilmiah yang tidak jarang orang awam kesulitan memahami suatu kata tertentu karena memang karya tulis ini bersifat ilmiah.
2. Skripsi adalah suatu karya tulis digunakan sebagai acuan untuk pemenuhan syarat gelar sarjana. Sedangkan untuk Tesis adalah suatu karya tulis ilmiah digunakan sebagai acuan untuk pemenuhan syarat gelar magister disuatu perguruan tinggi.
3. - Gagasan dan Inspirasi
1. Menulis tentang insiden dari kehidupan sehari-hari Anda, atau masa kanak-kanak
2. Menyimpan buku catatan ide – mencatat pemikiran-pemikiran yang terjadi sepanjang hari
3. Menciptakan karakter yang hidup, dan kemudian menulis tentang dia
Tips: Setelah Anda memiliki ide, Anda perlu mengembangkannya. Jangan membuat kesalahan dengan melompat langsung ke tulisan Anda – Anda akan mendapatkan bagian yang terstruktur dengan buruk.
- Membangun Ide Anda
1. Menulis bebas: Buka dokumen baru atau mulai halaman baru, dan tulis semua yang ada di kepala Anda tentang topik yang Anda pilih. Jangan berhenti mengedit, bahkan jika Anda melakukan kesalahan
2. Brainstorming: Tulis ide atau topik di tengah halaman Anda. Catat ide-ide yang muncul darinya – sub-topik atau arahan yang bisa Anda ambil dengan artikel tersebut
Setelah Anda melakukan satu atau keduanya, Anda harus memilih apa yang masuk ke dalam draf pertama Anda.
- Perencanaan dan Struktur
1. Pertama, tentukan ide mana yang akan Anda gunakan. Selama penulisan bebas dan brainstorming Anda, Anda akan memiliki banyak pemikiran.
2. Kemudian, putuskan cara memasukkan ide-ide itu. Cobalah untuk memiliki perkembangan pemikiran yang logis
4.Metode Kualitatif
a. Metode penelitian yang satu ini adalah sebuah riset yang memiliki sifat penjelasan mengenai analisis. Di dalam pelaksanaannya, metode penelitian yang bersifat kualitatif melakukan penelitiannya secara subjektif.
b. Proses penelitian yang dilakukan lebih berfokus terhadap landasan teori. Biasanya, metode kualitatif juga dinamakan metode etnografi karena merupakan metode yang banyak digunakan untuk melakukan penelitian atau pengamatan terhadap kondisi dan situasi sosial budaya.
Metode Kuantitatif
c. Metode penelitian yang satu ini dilakukan secara terstuktur dan sistematis. Artinya, penelitiannya dilakuka berdasarkan aturan atau kaidah-kaidah tertentu.
d. Metode penelitian kuantitatif yang dilakukan lebih berfokus terhadap angka, grafik, tabel, dan juga diagram yang digunakan untuk menampilkan data dan juga hasil dari informasi yang sudah didapatkan.
Metode Survei
e. Metode yang satu ini digunakan dengan tujuan untuk bisa memperoleh hasil dalam bentuk opini maupun juga pendapat orang lain terhadap orang yang memiliki interaksi langsung atau memiliki pengalaman secara langsung terhadap sebuah objek atau fenomena yang diamati.
f. Tujuan dari melakukan survei adalah untuk mengetahui sebuah gambaran umum dengan cara mengambil sample atau contoh dari beberapa orang.
Metode Ekspos Facto
g. Mungkin tidak sedikit orang yang paham tentang metode yang satu ini. Namun intinya metode yang satu ini lebih berfokus pada hubungan antara sebab dan akibat yang terjadi dari suatu peristiwa.
h. Dari hubungan sebab dan akibat yang terjadi tersebut kemudian akan didapatkan sebuah hal baru yang akan berperan sebagai indikator di dalam melakukan reset.
Metode Deskriptif
i. Metode ini digunakan untuk menjelaskan sebuah fenomena atau peristiwa yang berlangsung mulai dari masa lampau sampa masa sekarang. Metode deskriptif nantinya akann dibagi menjadi dua. Yang pertama dinamakan longitudinal atau sepanjang waktu dan yang kedua cross sectional atau waktu tertentu.
5 . makna dari Rasional pada kebahasaan karya tulis ilmiah adalah ciri kebahasaan yang bersifat logis dan mudah dipahami oleh banyak yang membaca. Kelogisan tersebut dapat memudahkan pembaca memahami karya tulis ilmiah lebih dalam.
Nama: Andini
Kelas: 1 B Kebidanan
1.perbedaan antara karya ilmiah populer dengan karya non fiksi atau karya
ilmiah murni terletak pada bahasa penyampaian yang digunakan. Karya tulis ilmiah murni ditampilkan dalam bahasa baku dan sangat terikat dengan kaidah bahasa Indonesia resmi. Sementara ilmiah populer ditampilkan dengan bahasa yang lebih luwes, serta dapat dipahami masyarakat umum.
2. Skripsi adalah istilah yang digunakan untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku.
Tesis adalah pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen yang dikemukakan dalam karya tulis ilmiah; untuk mendapatkan gelar kesarjanaan S2 pada perguruan tinggi.Tesis juga dapat berarti sebuah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa.
3. Menulis draf merupakan yang dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampaian.
4. - Metode penelitian kuantitatif, adalah metode penelitian yang menggunakan analisis data bersifat kuantitatif/statistik untuk menguji hipotesis (hasil yang diharapkan dari penelitian) yang telah ditetapkan.
- Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah dimana peneliti merupakan instrumen kunci.
5. Arti rasional dalam ciri kebahasaan karya ilmiah adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus dapat dipahami secara logika oleh semua pihak yang membacanya alias tidak dikarang-dikarang atau hanya dapat dipahami oleh sang penulis karya ilmiah.
Posting Komentar