Senin, 26 Oktober 2020

ANALISIS SLOGAN BAHASA YANG BAIK DAN BENAR

BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR

Semua dikerjakan di  Posting Komentar!

Tulus nama dan kelas, kemudian jawab pertanyaan berikut :

1.     Apa maksud slogan “Gunakanlah Bahasa Indonesia dengan baik dan benar” ?

2.     Apakah yang disebut bahasa baku ?

3.     Sebutkan ciri-ciri ragam bahasa resmi!

4.     Apa yang dimaksud dengan proses morfofonemik?

5.     Bagaimanakah ciri-ciri ragam bahasa ilmiah?

6.     Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan ragam bahasa?

7.     Berikan penjelasan dan contohnya yang dimaksud dengan ragam bahasa baku dan tidak baku

8.     Ada berapa fungsikah yang mendukung  bahasa baku?

9.     Berikan penjelasan dan contohnya yang dimaksud dengan ragam bahasa baku dan tidak baku.

10.  Apa yang dimaskud dengan kohesi dan koherensi dalam wacana?


 000 SELAMAT MENGERJAKAN 000

18 komentar:

Unknown mengatakan...

MAZAYA ILAHI
ORTOTIK PROSTETIK
1. Artinya Orang Indonesia harus bangga dengan bahasa Indonesia jadi berbahasalah dengan baik dan benar
2. bahasa yang mempunyai setidaknya satu varietas standar.
3. - digunakan dalam situasi resmi.
- nada bicara cenderung datar.
- kalimat yang di gunakan kalimat lengkap
4. adalah proses perubahan-perubahan fonem yang timbul dalam pembentukan kata akibat pertemuan morfem dengan morfem lain.
5. bahasa ragam ilmiah memiliki ciri khas yakni cendekia, lugas dan jelas, menghindari kalimat fragmentaris, bertolak dari gagasan, formal dan objektif, ringkas dan padat, dan konsisten
6. Ragam bahasa indonesia adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara
7. Pengertian kata baku adalah kata yang digunakan dan telah sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang sudah ditentukan contohnya : aktif, pasif, apotek, efektif
Pengertian kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan contohnya : aktip, pasip, efektip, karna, poto
8. (1) fungsi pemersatu, (2) fungsi pemberi kekhasan, (3) fungsi pembawa kewibawaan, dan (4) fungsi sebagai kerangka acuan.
9. Ragam bahasa baku menggunakan kaidah bahasa yang lebih lengkap dibandingkan dengan ragam tidak baku.contoh :Ahmad melempar mangga yang ada di depan rumahnya.
Ragam tidak baku banyak mengandung unsur-unsur dialek dan bahasa daerah sehingga ragam bahasa tidak baku banyak sekali variasinya. contoh :Ahmad lempar mangga yang ada di depan rumahnya
10. Kohesi adalah keserasian hubungan antar unsur yang satu dengan yang lain dalam wacana sehingga terciptalah pengertian yang baik dan koheren.
koherensi merujuk pada pertautan makna.

Teknik Komputer dan Jaringan mengatakan...

Salsabila Laili Nur Rohmah (OP) Ortotik Prostetik
1.maksud slogan “Gunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar” adalah semacam anjuran agar pemakaian ragam bahasa yang sejalan dengan tujuannya serta mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang betul.
2. bahasa yang biasanya digunakan untuk situasi yang resmi, seperti dalam surat menyurat

3.1.digunakan dalam situasi resmi
2.nada bicara cenderung datar
3.kalimat yang di gunakan kalimat lengkap

4. Morfofonemik adalah proses perubahan-perubahan fonem yang timbul dalam pembentukan kata akibat pertemuan morfem dengan morfem lain. 

5. Dalam bahasa ragam ilmiah memiliki ciri khas yakni cendekia, lugas dan jelas, menghindari kalimat fragmentaris, bertolak dari gagasan, formal dan objektif, ringkas dan padat, dan konsisten.

6. Ragam bahasa indonesia adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara.

7 .Pengertian kata baku secara singkat adalah kata yang telah ditentukan pada satu kaidah tertentu dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) menjadi acuannya.
Kata tidak baku merupakan kebalikan dari kata baku, yang penggunaanya tidak sesuai aturan dan kaidan berbahasa Indonesia yang sudah ditentukan sebelumnya.
Contoh :
Abjad (kata baku) - Abjat (kata tidak baku)
Akhirat - Akherat
Aksesori - Asesoris
Aktif - Aktip

8. 1) fungsi pemersatu,
(2) fungsi pemberi kekhasan,
(3) fungsi pembawa kewibawaan, dan
(4) fungsi sebagai kerangka acuan.

9.Pengertian kata baku secara singkat adalah kata yang telah ditentukan pada satu kaidah tertentu dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) menjadi acuannya.
Kata tidak baku merupakan kebalikan dari kata baku, yang penggunaanya tidak sesuai aturan dan kaidan berbahasa Indonesia yang sudah ditentukan sebelumnya.
Contoh :
Abjad (kata baku) - Abjat (kata tidak baku)
Akhirat - Akherat
Aksesori - Asesoris
Aktif - Aktip

10. 10. Kohesi dan koherensi merupakan syarat utama kewacanaan atau tekstualitas, Keduanya merupakan konsep kepaduan. Pengertian Kohesi adalah Keterpaduan Bentuk sedangkan koherensi adalah Kepaduan Makna. Teks atau wacana yang kohesif berarti setiap unsur lahirnya terpadu secara internal dalam satuan teks tersebut.

Anisya Aulia mengatakan...

ANISYA AULIA F-OP13
1. Maksudnya adalah gunakan Bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah kebahasaan yang baik, sopan, dan santun.
2. Bahasa yang penerapannya sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik.
3. Ciri kebahasaan bahasa baku :
• Menggunakan unsur gramatikal secara eksplisit dan konsisten.
• Menggunakan imbuhan secara lengkap.
• Menggunakan kata ganti resmi.
• Menggunakan kata baku.
• Menggunakan EYD & menghindari unsur kedaerahan.
4. Morfofonemik adalah cabang linguistik yang menelaah perubahan fonem akibat pertemuan atau hubungan morfem dengan morfem lainnya.
5. Ciri bahsa ilmiah : Menggunakan kata atau istilah yang non figurative, menggunakan kalimat-kalimat efektif, menghindari bentuk persona atau pengakuan dengan tujuan untuk menjaga objektivitas, dan mengutamakan keterpaduan dan keruntutan isi.
6. Ragam bahasa indonesia adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara.
7. Bahasa baku adalah bahasa yang digunakan sesuai kaidah kebahasaan yang baik dan benar baik dari segi tanda baca dan kosakata, contoh : Saya suka memasak dan membaca. Sedangkan bahasa tidak baku adalah bahasa yang digunakan tanpa mengikuti kaidah kebahasaan yang baik dan benar, contoh : Gue suka sama duren dan anggur.
8. Secara umum, fungsi kata baku dalam bahasa adalah sebagai berikut:
Pemersatu, pemakaian kata baku dalam bahasa dapat mempersatukan sekelompok orang menjadi satu kesatuan masyarakat bahasa.
Pemberi kekhasan, pembakuan kata dalam bahasa dapat menjadi pembeda dengan masyarakat pemakai bahasa lainnya.
Pembawa kewibawaan, kata baku yang diterapkan dalam bahasa dapat memperlihatkan kewibawaan pemakainya.
Kerangka acuan, kata-kata baku menjadi patokan bagi benar tidaknya pemakaian bahasa seseorang atau sekelompok orang.
9. Bahasa baku adalah bahasa yang digunakan sesuai kaidah kebahasaan yang baik dan benar baik dari segi tanda baca dan kosakata, contoh : Saya suka memasak dan membaca. Sedangkan bahasa tidak baku adalah bahasa yang digunakan tanpa mengikuti kaidah kebahasaan yang baik dan benar, contoh : Gue suka sama duren dan anggur.
10. Kohesi merupakan keserasian hubungan antara unsur yang satu dengan unsur yang lain dalam wacana, sehingga terciptalah pengertian yang apik. Kohesi merujuk pada pertautan bentuk, sedangkan koheren merujuk kepada pertautan makna.

Unknown mengatakan...

Belva lativa putri erwinsyah, OP 13
1.maksud slogan “Gunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar” adalah semacam anjuran agar pemakaian ragam bahasa yang sejalan dengan tujuannya serta mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang betul.
2. bahasa yang biasanya digunakan untuk situasi yang resmi, seperti dalam surat menyurat

3.1.digunakan dalam situasi resmi
2.nada bicara cenderung datar
3.kalimat yang di gunakan kalimat lengkap

4. Morfofonemik adalah proses perubahan-perubahan fonem yang timbul dalam pembentukan kata akibat pertemuan morfem dengan morfem lain.

5. Dalam bahasa ragam ilmiah memiliki ciri khas yakni cendekia, lugas dan jelas, menghindari kalimat fragmentaris, bertolak dari gagasan, formal dan objektif, ringkas dan padat, dan konsisten.

6. Ragam bahasa indonesia adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara.

7. Pengertian kata baku adalah kata yang digunakan dan telah sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang sudah ditentukan contohnya : aktif, pasif, apotek, efektif
Pengertian kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan contohnya : aktip, pasip, efektip, karna, poto

8. (1) fungsi pemersatu, (2) fungsi pemberi kekhasan, (3) fungsi pembawa kewibawaan, dan (4) fungsi sebagai kerangka acuan.

9. Ragam bahasa baku menggunakan kaidah bahasa yang lebih lengkap dibandingkan dengan ragam tidak baku.contoh :Ahmad melempar mangga yang ada di depan rumahnya.
Ragam tidak baku banyak mengandung unsur-unsur dialek dan bahasa daerah sehingga ragam bahasa tidak baku banyak sekali variasinya. contoh :Ahmad lempar mangga yang ada di depan rumahnya

10. Kohesi adalah keserasian hubungan antar unsur yang satu dengan yang lain dalam wacana sehingga terciptalah pengertian yang baik dan koheren.
koherensi merujuk pada pertautan makna

n mengatakan...

GHIJIYAH WULANDARI
ORTOTIK PROTESTIK INTAKE 13

1.Maksudnya adalah gunakan Bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah kebahasaan yang baik, sopan, dan santun.
2. Bahasa yang penerapannya sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik.
3. Ciri kebahasaan bahasa baku :
- Menggunakan unsur gramatikal secara eksplisit dan konsisten.
- Menggunakan imbuhan secara lengkap.
- Menggunakan kata ganti resmi.
- Menggunakan kata baku.
- Menggunakan EYD & menghindari unsur kedaerahan
4. Morfofonemik adalah proses perubahan-perubahan fonem yang timbul dalam pembentukan kata akibat pertemuan morfem dengan morfem lain.
5. Dalam bahasa ragam ilmiah memiliki ciri khas yakni cendekia, lugas dan jelas, menghindari kalimat fragmentaris, bertolak dari gagasan, formal dan objektif, ringkas dan padat, dan konsisten.
6. Ragam bahasa indonesia adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara.
7. Pengertian kata baku adalah kata yang digunakan dan telah sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang sudah ditentukan contohnya : aktif, pasif, apotek, efektif
Pengertian kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan contohnya : aktip, pasip, efektip, karna, poto
8. fungsi pemersatu, fungsi pemberi kekhasan, fungsi pembawa kewibawaan, dan fungsi sebagai kerangka acuan.
9. Bahasa baku adalah bahasa yang digunakan sesuai kaidah kebahasaan yang baik dan benar baik dari segi tanda baca dan kosakata, contoh : Saya suka memasak dan membaca. Sedangkan bahasa tidak baku adalah bahasa yang digunakan tanpa mengikuti kaidah kebahasaan yang baik dan benar, contoh : Gue suka sama duren dan anggur.
10. Kohesi merupakan keserasian hubungan antara unsur yang satu dengan unsur yang lain dalam wacana, sehingga terciptalah pengertian yang apik. Kohesi merujuk pada pertautan bentuk, sedangkan koheren merujuk kepada pertautan makna.

Unknown mengatakan...

Kurnia Bintang Rezeki
OP - intake 13
1.maksud slogan “Gunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar” adalah semacam anjuran agar pemakaian ragam bahasa yang sejalan dengan tujuannya serta mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang betul.
2.bahasa yang biasanya digunakan untuk situasi yang resmi,seperti dalam surat menyurat.
3.- digunakan dalam situasi resmi.
- nada bicara cenderung datar.
- kalimat yang di gunakan kalimat lengkap.
4.Morfofonemik adalah proses perubahan-perubahan fonem yang timbul dalam pembentukan kata akibat pertemuan morfem dengan morfem lain. 
5.Dalam bahasa ragam ilmiah memiliki ciri khas yakni cendekia,lugas dan jelas,menghindari kalimat fragmentaris,bertolak dari gagasan,formal dan objektif,ringkas dan padat,dan konsisten.
6.Ragam bahasa indonesia adalah variasi bahasa menurut pemakaian,yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan,menurut hubungan pembicara,kawan bicara,orang yang dibicarakan,serta menurut medium pembicara.
7.Pengertian kata baku secara singkat adalah kata yang telah ditentukan pada satu kaidah tertentu dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) menjadi acuannya.
Kata tidak baku merupakan kebalikan dari kata baku,yang penggunaanya tidak sesuai aturan dan kaidan berbahasa Indonesia yang sudah ditentukan sebelumnya.
Contoh :
Abjad (kata baku) - Abjat (kata tidak baku)
Akhirat - Akherat
Aksesori - Asesoris
Aktif - Aktip.
8.(1) fungsi pemersatu,
(2) fungsi pemberi kekhasan,
(3) fungsi pembawa kewibawaan, dan
(4) fungsi sebagai kerangka acuan.
9.Pengertian kata baku secara singkat adalah kata yang telah ditentukan pada satu kaidah tertentu dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) menjadi acuannya.
Kata tidak baku merupakan kebalikan dari kata baku,yang penggunaanya tidak sesuai aturan dan kaidan berbahasa Indonesia yang sudah ditentukan sebelumnya.
Contoh :
Abjad (kata baku) - Abjat (kata tidak baku)
Akhirat - Akherat
Aksesori - Asesoris
Aktif - Aktip
10.Kohesi dan koherensi merupakan syarat utama kewacanaan atau tekstualitas,Keduanya merupakan konsep kepaduan.Pengertian Kohesi adalah Keterpaduan Bentuk sedangkan koherensi adalah Kepaduan Makna.Teks atau wacana yang kohesif berarti setiap unsur lahirnya terpadu secara internal dalam satuan teks tersebut.

Sabrina Hasan mengatakan...

Sabrina Hasan
OP 13

1. maksud slogan “Gunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar” adalah semacam anjuran agar pemakaian ragam bahasa yang sejalan dengan tujuannya serta mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang betul.
2. bahasa baku adalah ragam bahasa yang cara penulisan serta pengucapannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar.
3. - digunakan dalam situasi resmi.
- nada bicara cenderung datar.
- kalimat yang di gunakan kalimat lengkap.
4. proses morfofonemik adalah peristiwa fonologis yang terjadi karena pertemuan morfem dengan morfem lainnya.
5. bahasa ragam ilmiah memiliki ciri khas yakni cendekia, lugas dan jelas, menghindari kalimat fragmentaris, bertolak dari gagasan, formal dan objektif, ringkas dan padat, dan konsisten.
6. Ragam bahasa (bahasa Inggris: linguistic style) adalah bentuk bahasa yang bervariasi menurut konteks pemakaian (topik yang dibicarakan, hubungan antarpembicara, medium pembicaraan).
7. - Kata baku secara singkat adalah kata yang telah ditentukan pada satu kaidah tertentu dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) menjadi acuannya.
- kata tidak baku biasanya adalah kata yang telah dipengaruhi oleh beberapa faktor, satu di antaranya bahasa daerah.
Contohnya :
1. Abjad (kata baku) - Abjat (kata tidak baku).
2. Akhirat - Akherat.
3. Aksesori - Asesoris.
4. Aktif - Aktip.
5. Akuarium - Aquarium.
8. Ada 4 fungsi yaitu :
(1) fungsi pemersatu, (2) fungsi pemberi kekhasan, (3) fungsi pembawa kewibawaan, dan (4) fungsi sebagai kerangka acuan.
9. - Kata baku secara singkat adalah kata yang telah ditentukan pada satu kaidah tertentu dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) menjadi acuannya.
- kata tidak baku biasanya adalah kata yang telah dipengaruhi oleh beberapa faktor, satu di antaranya bahasa daerah.
Contohnya :
1. Abjad (kata baku) - Abjat (kata tidak baku).
2. Akhirat - Akherat.
3. Aksesori - Asesoris.
4. Aktif - Aktip.
5. Akuarium - Aquarium.
10. Kohesi dan koherensi mempunyai peran yaitu untuk memelihara keterkaitan antarkalimat, sehingga wacana menjadi padu, tidak hanya sekumpulan kalimat yang setiap kalimat mengandung pokok pembicaraan yang berbeda, melainkan satu unsur dalam teks yang harus menyatakan konsep ikatan.

Meissya Ardiana-OP13 mengatakan...

MEISSYA ARDIANA - ORTOTIK PROSTETIK
1. Artinya gunakan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah kebahasaan, agar jelas dan tertata

2. Bahasa yang penerapannya sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik.

3. Ciri kebahasaan bahasa baku :
• Menggunakan unsur gramatikal secara eksplisit dan konsisten.
• Menggunakan imbuhan secara lengkap.
• Menggunakan kata ganti resmi.
• Menggunakan kata baku.
• Menggunakan EYD & menghindari unsur kedaerahan.

4. Morfofonemik adalah proses perubahan-perubahan fonem yang timbul dalam pembentukan kata akibat pertemuan morfem dengan morfem lain. 

5. Dalam bahasa ragam ilmiah memiliki ciri khas yakni cendekia, lugas dan jelas, menghindari kalimat fragmentaris, bertolak dari gagasan, formal dan objektif, ringkas dan padat, dan konsisten.

6. Ragam bahasa indonesia adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara

7. Pengertian kata baku adalah kata yang digunakan dan telah sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang sudah ditentukan contohnya : aktif, pasif, apotek, efektif
Pengertian kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan contohnya : aktip, pasip, efektip, karna, poto

8. Secara umum, fungsi kata baku dalam bahasa adalah sebagai berikut:
Pemersatu, pemakaian kata baku dalam bahasa dapat mempersatukan sekelompok orang menjadi satu kesatuan masyarakat bahasa.
Pemberi kekhasan, pembakuan kata dalam bahasa dapat menjadi pembeda dengan masyarakat pemakai bahasa lainnya.
Pembawa kewibawaan, kata baku yang diterapkan dalam bahasa dapat memperlihatkan kewibawaan pemakainya.
Kerangka acuan, kata-kata baku menjadi patokan bagi benar tidaknya pemakaian bahasa seseorang atau sekelompok orang.

9. Bahasa baku adalah bahasa yang digunakan sesuai kaidah kebahasaan yang baik dan benar baik dari segi tanda baca dan kosakata, contoh : Saya suka memasak dan membaca. Sedangkan bahasa tidak baku adalah bahasa yang digunakan tanpa mengikuti kaidah kebahasaan yang baik dan benar, contoh : Gue suka sama duren dan anggur.

10. Kohesi merupakan keserasian hubungan antara unsur yang satu dengan unsur yang lain dalam wacana, sehingga terciptalah pengertian yang apik. Kohesi merujuk pada pertautan bentuk, sedangkan koheren merujuk kepada pertautan makna.

Tiara linza mengatakan...

TIARA LINZA KUSYANA
ORTOTIK PROSTETIK INTAKE 13
1. Kriteria bahasa Indonesia yang baik dan benar itu : 1. Bahasa yang baik adalah bahasa yang mempunyai nilai rasa yang tepat dan sesuai dengan situasi pemakaiannya; 2. Bahasa yang benar adalah bahasa yang menerapkan kaidah dengan konsisten.
2. Bahasa baku atau bahasa standar adalah ragam bahasa yang diterima untuk dipakai dalam situasi resmi, seperti dalam perundang-undangan, surat-menyurat, dan rapat resmi. Bahasa baku terutama digunakan sebagai bahasa persatuan dalam masyarakat bahasa yang mempunyai banyak bahasa.
3. 1. Menggunakan unsur gramatikal secara eksplisit dan konsisten; 2. Menggunakan imbukan secara lengkap; 3. Menggunakan kata ganti resmi; 4. Menggunakan kata baku; 5. Menggunakan EYD; 6. Menggunakan unsur kedaerahan.
4. Morfofonemik adalah cabang linguistik yang menelaah perubahan fonem akibat pertemuan atau hubungan morfem dengan morfem lainnya.
5. Tidak di pengaruhi bahasa daerah, Tidak di pengaruhi bahasa asing, Bukan bahasa percakpan, Pemakaian imbuhan secara eksplisit, Pemakaian sesuai dengan konteks kalimat, Tidak terkontaminasi, tidak rancu, Tidak mengandung arti pleonasme, Tidak mengandung hiperkorek.
6. Ragam bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakain yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, dan orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicaraan
7. Ragam bahasa Baku ,Kata baku adalah “Kata yang telah dikodifikasi, diterima, dan difungsikan sebagai model atau acuan oleh masyarakat secara luas”. ragam bahasa tidak baku ,kata tidak baku menurut Achmad Mufid (2013: 7) adalah “kata yang digunakan dalam berbicara dan menulis yang berbeda pelafalan, tata bahasa, dan kosakatanya dari kata baku”. contoh baku : saya, mengapa, dengan. contoh tidak baku : gua, kenapa, sama.
8. Fungsi pemersatu, Fungsi pemberi kekhasan, Fungsi pembawa kewibawaan, dan Fungsi sebagai kerangka acuan.
9. Ragam bahasa Baku ,Kata baku adalah “Kata yang telah dikodifikasi, diterima, dan difungsikan sebagai model atau acuan oleh masyarakat secara luas”. ragam bahasa tidak baku ,kata tidak baku menurut Achmad Mufid (2013: 7) adalah “kata yang digunakan dalam berbicara dan menulis yang berbeda pelafalan, tata bahasa, dan kosakatanya dari kata baku”. contoh baku : saya, mengapa, dengan. contoh tidak baku : gua, kenapa, sama.
10. Kohesi merupakan keserasian hubungan antara unsur yang satu dengan unsur yang lain dalam wacana, sehingga terciptalah pengertian yang apik. Kohesi merujuk pada pertautan bentuk, sedangkan koheren merujuk kepada pertautan makna.

ardian kurniawan rosiadi OP intake 13 mengatakan...

ardian kurniawan rosiadi OP Intake 13
1.Artinya Orang Indonesia harus bangga dengan bahasa Indonesia jadi berbahasalah dengan baik dan benar.
2.Bahasa yang penerapannya sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik.
3.- Menggunakan unsur gramatikal secara eksplisit dan konsisten.
- Menggunakan imbuhan secara lengkap.
- Menggunakan kata ganti resmi.
- Menggunakan kata baku.
- Menggunakan EYD & menghindari unsur kedaerahan.
4.adalah proses perubahan-perubahan fonem yang timbul dalam pembentukn kata akibat pertemuan morfem dengan morfem lain.
5.Ciri bahsa ilmiah : Menggunakan kata atau istilah yang non figurative, menggunakan kalimat-kalimat efektif, menghindari bentuk persona atau pengakuan dengan tujuan untuk menjaga objektivitas, dan mengutamakan keterpaduan dan keruntutan isi.
6.Ragam bahasa indonesia adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara.
7.Pengertian kata baku adalah kata yang digunakan dan telah sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang sudah ditentukan contohnya : aktif, pasif, apotek, efektif
Pengertian kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan contohnya : aktip, pasip, efektip, karna, poto.
8.Fungsi pemersatu, Fungsi pemberi kekhasan, Fungsi pembawa kewibawaan, dan Fungsi sebagai kerangka acuan.
9.Pengertian kata baku adalah kata yang digunakan dan telah sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang sudah ditentukan contohnya : aktif, pasif, apotek, efektif
Pengertian kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan contohnya : aktip, pasip, efektip, karna, poto.
10.Kohesi merupakan keserasian hubungan antara unsur yang satu dengan unsur yang lain dalam wacana, sehingga terciptalah pengertian yang apik. Kohesi merujuk pada pertautan bentuk, sedangkan koheren merujuk kepada pertautan makna.

Unknown mengatakan...

Citra Nur Ayu Lestari
Op Intake 13

1.Artinya Orang Indonesia harus bangga dengan bahasa Indonesia jadi berbahasalah dengan baik dan benar.
2.Bahasa yang penerapannya sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik.
3.- Menggunakan unsur gramatikal secara eksplisit dan konsisten.
- Menggunakan imbuhan secara lengkap.
- Menggunakan kata ganti resmi.
- Menggunakan kata baku.
- Menggunakan EYD & menghindari unsur kedaerahan.
4.adalah proses perubahan-perubahan fonem yang timbul dalam pembentukn kata akibat pertemuan morfem dengan morfem lain.
5.Ciri bahsa ilmiah : Menggunakan kata atau istilah yang non figurative, menggunakan kalimat-kalimat efektif, menghindari bentuk persona atau pengakuan dengan tujuan untuk menjaga objektivitas, dan mengutamakan keterpaduan dan keruntutan isi.
6.Ragam bahasa indonesia adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara.
7.Pengertian kata baku adalah kata yang digunakan dan telah sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang sudah ditentukan contohnya : aktif, pasif, apotek, efektif
Pengertian kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan contohnya : aktip, pasip, efektip, karna, poto.
8.Fungsi pemersatu, Fungsi pemberi kekhasan, Fungsi pembawa kewibawaan, dan Fungsi sebagai kerangka acuan.
9.Pengertian kata baku adalah kata yang digunakan dan telah sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang sudah ditentukan contohnya : aktif, pasif, apotek, efektif
Pengertian kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan contohnya : aktip, pasip, efektip, karna, poto.
10.Kohesi merupakan keserasian hubungan antara unsur yang satu dengan unsur yang lain dalam wacana, sehingga terciptalah pengertian yang apik. Kohesi merujuk pada pertautan bentuk, sedangkan koheren merujuk kepada pertautan makna.

Anonim mengatakan...

ANDHIKA RACHMAN
OP INTAKE 13

1.Artinya Orang Indonesia harus bangga dengan bahasa Indonesia jadi berbahasalah dengan baik dan benar.
2.Bahasa yang penerapannya sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik.
3.- Menggunakan unsur gramatikal secara eksplisit dan konsisten.
- Menggunakan imbuhan secara lengkap.
- Menggunakan kata ganti resmi.
- Menggunakan kata baku.
- Menggunakan EYD & menghindari unsur kedaerahan.
4.adalah proses perubahan-perubahan fonem yang timbul dalam pembentukn kata akibat pertemuan morfem dengan morfem lain.
5.Ciri bahsa ilmiah : Menggunakan kata atau istilah yang non figurative, menggunakan kalimat-kalimat efektif, menghindari bentuk persona atau pengakuan dengan tujuan untuk menjaga objektivitas, dan mengutamakan keterpaduan dan keruntutan isi.
6.Ragam bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakain yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, dan orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicaraan
7. Ragam bahasa Baku ,Kata baku adalah “Kata yang telah dikodifikasi, diterima, dan difungsikan sebagai model atau acuan oleh masyarakat secara luas”. ragam bahasa tidak baku ,kata tidak baku menurut Achmad Mufid (2013: 7) adalah “kata yang digunakan dalam berbicara dan menulis yang berbeda pelafalan, tata bahasa, dan kosakatanya dari kata baku”. contoh baku : saya, mengapa, dengan. contoh tidak baku : gua, kenapa, sama.
8. 1) fungsi pemersatu,
(2) fungsi pemberi kekhasan,
(3) fungsi pembawa kewibawaan, dan
(4) fungsi sebagai kerangka acuan.
9.Pengertian kata baku secara singkat adalah kata yang telah ditentukan pada satu kaidah tertentu dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) menjadi acuannya.
Kata tidak baku merupakan kebalikan dari kata baku, yang penggunaanya tidak sesuai aturan dan kaidan berbahasa Indonesia yang sudah ditentukan sebelumnya.
Contoh :
Abjad (kata baku) - Abjat (kata tidak baku)
Akhirat - Akherat
Aksesori - Asesoris
Aktif - Aktip
10. Kohesi adalah keserasian hubungan antar unsur yang satu dengan yang lain dalam wacana sehingga terciptalah pengertian yang baik dan koheren.
koherensi merujuk pada pertautan makna.

Bread's Bella mengatakan...

BELLA RIZKY APRIANI - OP TINGKAT 1
1. Maksudnya adalah kita sebagai rakyat negara Indonesia harusnya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dengan kadiah kebahasaan yang baik dan benar dalam kehidupan kita. Alangkah baiknya kita menggunakannya dengan sopan dan santun.
2. Yang disebut sebagai bahasa baku adalah bahasa Indonesia yang terkait pada tata bahasa yang baik dan benar. Bahasa baku juga biasa disebut sebagai bahasa resmi.
3. - menggunakan unsur gramatikal secara eksplisit dan konsisten
- menggunakan imbuhan yang lengkap
- menggunakan kata ganti resmi
- menggunakan kata baku
- menggunakan ejaan bahasa berdasarkan EYD
- menghindari unsur kedaerahan
4. Kridalaksana (2007:183) mendefinisikan bahwa proses morfofonemik adalah peristiwa fonologis yang terjadi karena pertemuan morfem dengan morfem. Selain itu, Samsuri (1980:201) menjelaskan morfofonemik adalah studi tentang perubahan-perubahan pada fonem-fonem yang disebabkan oleh hubungan dua morfem atau lebih serta pemberian tanda-tandanya. Poedjosoedarmo (1979:186) menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan perubahan morfofonemik ialah perubahan bentuk fonemis sebuah morfem yang disebabkan oleh fonem yang ada di sekitarnya.
5. Ciri-ciri ragam bahasa ilmiah adalah sebagai berikut:
- Menggunakan istilah yang bersifat non figurative.
- Menggunakan kalimat yang efektif.
- Menghindari bentuk persona atau pengakuan dengan tujuan untuk menjaga objektivitas.
- Mengutamakan keterpaduan dan keruntutan isi.
6. Ragam bahasa adalah bentuk bahasa yang bervariasi menurut konteks pemakaian. Ragam bahasa tidak berfungsi sebagai atribut tetap seorang pembicara – bahasawan yang kompeten biasanya menguasai berbagai jenis ragam bahasa dan mampu menyesuaikan ragam yang dipakai dengan situasi dan tujuan berbahasa.
7. Ragam bahasa baku adalah ragam bahasa yang diakui dan dilembagakan oleh sebagian masyarakat, digunakan sebagai bahasa resmi dan digunakan dalam kerangka rujukan norma bahasa dan penggunaannya.
Ragam bahasa tidak baku adalah ragam bahasa yang dimodifikasi, tidak diakui serta tidak difungsikan sebagai model masyarakat Indonesia secara luas.
Contoh penggunaan bahasa baku ialah pada acara resmi semisal acara ulang tahun SMA Bina Bangsa Sejahtera ke-25
Contoh penggunaan bahasa tidak baku ialah pada percakapan sehari-hari antar teman, tetangga, atau masyarakat yang masih dalam satu lingkungan.
8. Fungsi kekhasan bahasa, fungsi acuan, dan fungsi kewibawaan
9. Ragam bahasa baku adalah ragam bahasa yang diakui dan dilembagakan oleh sebagian masyarakat, digunakan sebagai bahasa resmi dan digunakan dalam kerangka rujukan norma bahasa dan penggunaannya.
Ragam bahasa tidak baku adalah ragam bahasa yang dimodifikasi, tidak diakui serta tidak difungsikan sebagai model masyarakat Indonesia secara luas.
Contoh penggunaan bahasa baku ialah pada acara resmi semisal acara ulang tahun SMA Bina Bangsa Sejahtera ke-25
Contoh penggunaan bahasa tidak baku ialah pada percakapan sehari-hari antar teman, tetangga, atau masyarakat yang masih dalam satu lingkungan.
10. Kohesi adalah keserasian hubungan antar unsur yang satu dengan yang lain dalam wacana sehingga terciptalah pengertian yang baik dan koheren.
Koherensi adalah keterkaitan antara bagian yang satu dengan bagian yang lainnya, sehingga kalimat memiliki kesatuan makna yang utuh

Siti Haniyah mengatakan...

Siti Haniyah OP13
1. Artinya Orang Indonesia harus bangga dengan bahasa Indonesia jadi berbahasalah dengan baik dan benar.
2.bahasa baku adalah ragam bahasa yang cara penulisan serta pengucapannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar.
3. digunakan dalam situasi resmi, nada bicara cenderung datar, kalimat yang di gunakan kalimat lengkap.
4. Morfofonemik adalah proses perubahan-perubahan fonem yang timbul dalam pembentukn kata akibat pertemuan morfem dengan morfem lain.
5. Dalam bahasa ragam ilmiah memiliki ciri khas yakni cendekia, lugas dan jelas, menghindari kalimat fragmentaris, bertolak dari gagasan, formal dan objektif, ringkas dan padat, dan konsisten.
6. Ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara.
7. 1. Aku nggak suka sama sikapnya yang seenaknya sendiri. ( kalimat ini tidak mengunakan kata sesuai KBBI)
2. Jangan pernah berpikir bahwa kamu akan gagal sebelum mencoba. ( kalimat ini sesuai dengan KBBI)
8. (1) fungsi pemersatu, (2) fungsi pemberi kekhasan, (3) fungsi pembawa kewibawaan, dan (4) fungsi sebagai kerangka acuan.
9. 1. Aku nggak suka sama sikapnya yang seenaknya sendiri. ( kalimat ini tidak mengunakan kata sesuai KBBI)
2. Jangan pernah berpikir bahwa kamu akan gagal sebelum mencoba. ( kalimat ini sesuai dengan KBBI)
10. Kohesi mengacu kepada aspek bentuk sedangkan koherensi mengacu kepada aspek makna.

Unknown mengatakan...

Zahra Amanda Putri
OP Intake 13

1. Maksud slogan “Gunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar” adalah semacam anjuran agar pemakaian ragam bahasa yang sejalan dengan tujuannya serta mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang betul.
2. Bahasa baku adalah bahasa yang digunakan sesuai dengan pedoman atau kaidah kebahasaan yang telah ditetapkan.
3. - Menggunakan unsur gramatikal secara eksplisit dan konsisten
- Menggunakan imbuhan secara lengkap
- Menggunakan kata ganti resmi
- Menggunakan kata baku
- Menggunakan EYD
4. Morfofonemik adalah proses perubahan-perubahan fonem yang timbul dalam pembentukan kata akibat pertemuan morfem dengan morfem lain.
5. - Struktur kalimat jelas dan lugas
- Struktur wacana bersifat formal
- Teksnya memuat tentang analisis dan pembuktian dengan jelas
- Termat dalam menggunakan unsur baku
- Terdapat istilah teknis sesuai bidang yang berkaitan
6. Ragam bahasa indonesia adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara.
7. - Ragam bahasa baku adalah bahasa yang penggunaannya sesuai dengan aturan dan kaidah bahasa indonesia yang sudah ditetapkan sebelumnya. Contoh: Dimas membeli obat di apotek.
- Ragam bahasa tidak baku adalah bahasa yang penggunaannya tidak sesuai dengan aturan dan kaidah bahasa indonesia yang sudah ditetapkan sebelumnya. Contoh: Dimas beli obat di apotik
8. 1. Pemersatu
2. Pemberi kekhasan
3. Pembawa kewibawaan
4. Kerangka acuan
9. - Ragam bahasa baku adalah bahasa yang penggunaannya sesuai dengan aturan dan kaidah bahasa indonesia yang sudah ditetapkan sebelumnya. Contoh: Dimas membeli obat di apotek.
- Ragam bahasa tidak baku adalah bahasa yang penggunaannya tidak sesuai dengan aturan dan kaidah bahasa indonesia yang sudah ditetapkan sebelumnya. Contoh: Dimas beli obat di apotik
10. - Kohesi merupakan organisasi sintaktik, merupakan wadah-wadah kalimat disusun secara padu dan padat untuk menghasilkan tuturan.
- Koherensi adalah kekompakan hubungan antar kalimat dalam wacana.

Unknown mengatakan...

Muhammad Reyza Alhamdi
OP Intake 13

1.Artinya Orang Indonesia harus bangga dengan bahasa Indonesia jadi berbahasalah dengan baik dan benar.
2.Bahasa yang penerapannya sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik.
3.- Menggunakan unsur gramatikal secara eksplisit dan konsisten.
- Menggunakan imbuhan secara lengkap.
- Menggunakan kata ganti resmi.
- Menggunakan kata baku.
- Menggunakan EYD & menghindari unsur kedaerahan.
4.adalah proses perubahan-perubahan fonem yang timbul dalam pembentukn kata akibat pertemuan morfem dengan morfem lain.
5.Ciri bahsa ilmiah : Menggunakan kata atau istilah yang non figurative, menggunakan kalimat-kalimat efektif, menghindari bentuk persona atau pengakuan dengan tujuan untuk menjaga objektivitas, dan mengutamakan keterpaduan dan keruntutan isi.
6.Ragam bahasa indonesia adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara.
7.Pengertian kata baku adalah kata yang digunakan dan telah sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang sudah ditentukan contohnya : aktif, pasif, apotek, efektif
Pengertian kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan contohnya : aktip, pasip, efektip, karna, poto.
8.Fungsi pemersatu, Fungsi pemberi kekhasan, Fungsi pembawa kewibawaan, dan Fungsi sebagai kerangka acuan.
9.Pengertian kata baku adalah kata yang digunakan dan telah sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang sudah ditentukan contohnya : aktif, pasif, apotek, efektif
Pengertian kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan contohnya : aktip, pasip, efektip, karna, poto.
10.Kohesi merupakan keserasian hubungan antara unsur yang satu dengan unsur yang lain dalam wacana, sehingga terciptalah pengertian yang apik. Kohesi merujuk pada pertautan bentuk, sedangkan koheren merujuk kepada pertautan makna.

Unknown mengatakan...

Nadine Salwa Putri Arya - OP 13
1. Maksud slogan “Gunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar” adalah semacam anjuran agar pemakaian ragam bahasa yang sejalan dengan tujuannya serta mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang benar.
2. Bahasa yang biasanya digunakan untuk situasi yang resmi, seperti dalam surat menyurat.
3.-Digunakan dalam situasi resmi
-Nada bicara cenderung datar
-Kalimat yang di gunakan kalimat lengkap
4. Morfofonemik adalah proses perubahan-perubahan fonem yang timbul dalam pembentukan kata akibat pertemuan morfem dengan morfem lain.
5. Dalam bahasa ragam ilmiah memiliki ciri khas yakni cendekia, lugas dan jelas, menghindari kalimat fragmentaris, bertolak dari gagasan, formal dan objektif, ringkas dan padat, dan konsisten.
6. Ragam bahasa indonesia adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara.
7 .Pengertian kata baku secara singkat adalah kata yang telah ditentukan pada satu kaidah tertentu dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) menjadi acuannya.
Kata tidak baku merupakan kebalikan dari kata baku, yang penggunaanya tidak sesuai aturan dan kaidah berbahasa Indonesia yang sudah ditentukan sebelumnya.
Contoh :
Abjad (kata baku) - Abjat (kata tidak baku)
Akhirat - Akherat
Aksesori - Asesoris
Aktif - Aktip
8. 1) fungsi pemersatu,
(2) fungsi pemberi kekhasan,
(3) fungsi pembawa kewibawaan, dan
(4) fungsi sebagai kerangka acuan.
9.Pengertian kata baku secara singkat adalah kata yang telah ditentukan pada satu kaidah tertentu dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) menjadi acuannya.
Kata tidak baku merupakan kebalikan dari kata baku, yang penggunaanya tidak sesuai aturan dan kaidan berbahasa Indonesia yang sudah ditentukan sebelumnya.
Contoh:
Abjad (kata baku) - Abjat (kata tidak baku)
Akhirat - Akherat
Aksesori - Asesoris
Aktif - Aktip

10. Kohesi dan koherensi merupakan syarat utama kewacanaan atau tekstualitas, Keduanya merupakan konsep kepaduan. Pengertian Kohesi adalah Keterpaduan Bentuk sedangkan koherensi adalah Kepaduan Makna. Teks atau wacana yang kohesif berarti setiap unsur lahirnya terpadu secara internal dalam satuan teks tersebut.

Raudha Assyarifah mengatakan...

Raudha Assyarifah

Ortotik Prostetik 13

1. Maksudnya adalah gunakan Bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah kebahasaan yang baik, sopan, dan santun.

2. Bahasa yang penerapannya sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik.

3. ¹digunakan dalam situasi resmi.² nada bicara cenderung datar. ³kalimat yang di gunakan kalimat lengkap.

4. Morfofonemik adalah proses perubahan-perubahan fonem yang timbul dalam pembentukan kata akibat pertemuan morfem dengan morfem lain.

5. bahasa ragam ilmiah memiliki ciri khas yakni cendekia, lugas dan jelas, menghindari kalimat fragmentaris, bertolak dari gagasan, formal dan objektif, ringkas dan padat, dan konsisten.

6. Ragam bahasa indonesia adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara.

7. Pengertian kata baku adalah kata yang digunakan dan telah sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang sudah ditentukan contohnya : aktif, pasif, apotek, efektif. Pengertian kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan contohnya : aktip, pasip, efektip, karna, poto.

8. Fungsi pemersatu, Fungsi pemberi kekhasan, Fungsi pembawa kewibawaan, dan Fungsi sebagai kerangka acuan.

9. Pengertian kata baku secara singkat adalah kata yang telah ditentukan pada satu kaidah tertentu dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) menjadi acuannya. Kata tidak baku merupakan kebalikan dari kata baku, yang penggunaanya tidak sesuai aturan dan kaidan berbahasa Indonesia yang sudah ditentukan sebelumnya.

Contoh :

Abjad (kata baku) - Abjat (kata tidak baku)

Jawab - jawap

Kwitansi - kuitansi

Pasif - pasip

10. Kohesi adalah keserasian hubungan antar unsur yang satu dengan yang lain dalam wacana sehingga terciptalah pengertian yang baik dan koheren. koherensi merujuk pada pertautan makna.